Bagi jutaan pasang mata yang singgah setiap tahunnya, Bromo kerap didefinisikan secara sederhana: lautan pasir yang luas, guratan kawah yang mengepulkan asap tipis, serta pesona sunrise di ufuk timur pegunungan Tengger. Namun, di balik daya tarik visual megah tersebut, Bromo menyimpan struktur narasi yang jauh lebih dalam—sebuah ruang di mana mitologi lokal, ingatan kolektif, ekologi, dan dinamika sosial berinteraksi membentuk identitas yang hidup.
Kesadaran akan lanskap yang “berbicara” inilah yang melandasi hadirnya pameran seni rupa “BROMOPEDIA: A Landscape of Signs”. Menjadi bagian tak terpisahkan dari helatan BRI Jazz Gunung Bromo 2026, pameran yang merupakan hasil kolaborasi dengan Program Pascasarjana Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta ini berusaha menggeser cara pandang kita terhadap Bromo: bukan lagi sekadar objek wisata untuk dinikmati, melainkan sebuah teks budaya yang patut dibaca dan dimaknai.
Melalui kurasi ketat, pameran Bromopedia menghadirkan karya-karya seni visual yang berdialog langsung dengan elemen kultural Tengger. Simbol-simbol seperti Kuda Lumping, motif kain lokal, ritus adat, hingga bentang alam vulkanik diterjemahkan oleh para seniman ke dalam berbagai medium, mulai dari lukisan, patung, hingga instalasi.
View this post on Instagram
Pameran ini berangkat dari gagasan semiotika—bahwa setiap sudut Bromo adalah sign (tanda). Bagaimana masyarakat lokal memaknai tanah dan angin, bagaimana wisatawan membawa pulang ingatan visual, serta bagaimana seniman merekam ruang kultural tersebut, semuanya teranyam menjadi satu ensiklopedia rupa.
Namun, ruang galeri dan susunan karya tentu tak cukup berdiri sendiri tanpa adanya dialog terbuka. Mengapa seniman memilih motif tertentu? Bagaimana lanskap Bromo membentuk sensitivitas artistik para kreatornya?
Ruang Diskusi: Mengurai Gagasan dalam “Art Talk BROMOPEDIA”
Untuk membedah secara mendalam lapisan-lapisan makna di balik pameran ini, sebuah sesi wicara khusus bertajuk Art Talk: BROMOPEDIA – A Landscape of Signs diselenggarakan di Jiwa Jawa Resort Bromo.
Diskusi in-depth ini menghadirkan jajaran narasumber lintas disiplin yang memegang peranan kunci dalam peta seni rupa dan kebudayaan tanah air:
-
Dr. Mikke Susanto, M.A. (Kurator Pameran Bromopedia) — Akan mengupas tuntas kerangka kuratorial, membaca keterhubungan antar-karya, serta bagaimana ide Bromopedia disusun sebagai dokumen visual lanskap Tengger.
-
Dr. Sigit Pramono, SE., MBA. (Patron Budaya & Pendiri Jazz Gunung Bromo) — Berbagi perspektif mengenai pentingnya mengintegrasikan seni visual, musik, dan konservasi budaya dalam satu ekosistem tempatan yang berkelanjutan.
-
Ahmad Toriq & Yoes Wibowo (Seniman Bromopedia) — Membagikan proses kreatif, pergulatan estetika, serta refleksi personal saat mengolah pengalaman empiris di Bromo menjadi karya rupa.
-
Putri Maharani (Moderator) — Mengawal alur wicara agar tetap hangat, mengalir, dan interaktif.
Art Talk ini tidak dirancang eksklusif bagi kalangan akademisi atau pengamat seni semata, melainkan terbuka luas bagi siapa saja yang merindukan kedalaman interaksi dengan alam dan kebudayaan. Baik Anda penikmat seni, wisatawan kultural, mahasiswa, maupun masyarakat umum, forum ini menawarkan sudut pandang baru dalam menikmati Bromo.
Bagi Anda yang berkesempatan hadir di lokasi, kehangatan diskusi di amfiteater dan udara sejuk khas Jiwa Jawa Resort Bromo menjanjikan sebuah pengalaman intim yang berkesan. Sementara bagi audiens yang berada di luar kota, sesi ini dapat diikuti secara virtual.
Detail Pelaksanaan Acara:
-
Hari / Tanggal: Minggu, 6 September 2026
-
Waktu: 09.30 WIB – selesai
-
Format: Hybrid
-
Offline: Galeri Seni / Jiwa Jawa Resort Bromo, Sukapura, Probolinggo
-
Online: Live Instagram melalui @Galeri.Senetra
-
-
Investasi: GRATIS (Terbuka untuk Umum)
Dikarenakan kapasitas area offline di Jiwa Jawa Resort Bromo terbatas untuk menjaga kualitas dan kenyamanan diskusi, para calon peserta dianjurkan untuk melakukan registrasi terlebih dahulu.
Jangan lewatkan kesempatan untuk menjadi bagian dari dialog seni dan kebudayaan ini. Registrasikan diri Anda sekarang juga melalui tautan resmi di jiwajawa.com/arttalkbromopedia
Informasi & Kontak Narahubung:
Aisyah — 0877-5115-4804
Mari melangkah lebih jauh dari sekadar penikmat pemandangan. Mari membaca dan merayakan Bromo bersama kami di Jiwa Jawa Resort Bromo.

Jiwa Jawa Resorts hadir di Bromo, Ijen, dan Semarang sebagai hotel yang memadukan lanskap alam pegunungan dengan sentuhan karya seni yang indah.







Discussion about this post