Ciri Khas Rangka Atap Joglo
Tumpang sari merupakan bagian konstruksi inti dan ciri khas rangka atap Pendopo. Rangka ini terletak pada susunan struktur rangka atap ‘brunjung’ (bentuk piramida terbalik yang semakin ke atas makin melebar dan susunan rangka ‘uleg’ dan terletak di atas keempat tiang ‘soko guru’ disusun bertingkat) dan susunan rangka ‘uleng’ (susunan rangka atap berbentuk piramida yang disusun di atas keempat tiang ‘soko guru’ ke arah bagian dalam).
Jumlah lapis tumpang sari yang sudah diukir ini tergantung pada keinginan pemilik. Tumpang melambangkan tingkat status sosial atau derajat pemilik Joglo. Semakin banyak tumpang sari maka dapat dikatakan mempunyai status sosial tinggi atau kaya.
Tumpang sari atau susunan balok bertingkat pada bangunan Joglo wajib berjumlah ganjil mulai dari 3, 5, 9 hingga 11 susunan. Jumlah tumpang sari dalam pendopo ini adalah 11 susunan dan tumpang sari luar berjumlah 3 susunan.